Ros Trauma, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

Ros Trauma, Keluarga Minta Pelaku Dihukum Berat

- detikNews
Kamis, 15 Des 2011 19:16 WIB
Jakarta - Ros, trauma menyusul perkosaan yang dialaminya di angkot M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi. Keluarga pun meminta pelaku dihukum berat.

"Ros masih trauma berat, belum bisa diobservasi," ujar keponakan Ros, Mulyadi (33), saat ditemui wartawan di rumahnya, Jl Raden Saleh, Depok, Kamis (15/12/2011).

Mulyadi mengetahui informasi ciri-ciri pelaku dari suami Ros, Heri, usai menjenguk istrinya di RS Polri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Mulyadi, keluarga besar juga dibatasi untuk menjenguk Ros oleh polisi. Hanya suami dan anak Ros yang boleh menjenguk. Ros memiliki dua anak dari pernikahannya dengan Heri yang berumur 8 tahun dan 1 tahun.

Di tempat yang sama kakak Ros, Rohma (47), meminta pelaku segera ditangkap kepolisian. Keluarga juga meminta pelaku dihukum berat.

"Kita minta pelaku dihukum berat. Karena pelaku bikin takut pedagang untuk belanja ke pasar," kata Rohma.

Sebelumnya Ros diperkosa di dalam angkot di kawasan Cibubur. Saat itu Ros akan membeli sayuran di Pasar Kemiri Muka, Beji, Depok sekitar pukul 04.00 WIB, Rabu (14/12/2011). Sayuran itu akan dijual kembali di dekat rumahnya.

Ros pun menaiki angkot M-26 Kampung Melayu-Bekasi. Sopir angkot M-26 kebetulan melewati rute kawasan Raden Saleh, Depok. Dari situ, sopir M-26 melewati Pasar Kemiri Muka, Depok, sebelum menuju rute sesungguhnya.

Namun tidak jauh dari jalan Raden Saleh, pelaku yang duduk di belakang angkot menodongkan golok pada Ros. Sopir lantas memutar kendaraan ke arah Cilodong, dan melewati Jalan Raya Bogor. Lalu terakhir sopir membawa Ros ke kawasan Cikeas, Cibubur, Jawa Barat.

Ros sempat teriak dan melawan. Akibatnya bahu kiri atas Ros terkena sabetan golok. Setelah itu Ros dibekap dan diperkosa oleh pelaku dalam angkot yang berjalan. Setelah diperkosa, Ros 'dicampakkan' di kawasan Cikeas. Pelaku mengambil anting dan uang korban senilai Rp 500 ribu.

(nik/vit)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads