"Tapi tolong, dokter Andreas kan bilang, tolong kalau mau periksa Ibu (Nunun) di tempat yang sepi, yang tidak mendapat tekanan-tekanan yang menyebabkan Ibu seperti kemarin, stres lalu tekanan darah tinggi, pingsan. Itu sudah model. Kalau Ibu ke kawinan mendadak suka jatuh. Ibu kalau stres pingsan," papar Adang di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/12/2011).
Adang berharap pemeriksaan tidak seramai di kantor KPK. "Jangan seperti kemarin. Dari Pondok Bambu tekannya sudah 180. Tiba di Gedung KPK penjagaannya telah menjaga ibu sampai tersungkur-sungkur. Carilah tempat yang nyaman bagi ibu," kata eks Wakapolri ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ingatan Ibu biasa saja. Orang kan selalu bilang Ibu lupa. Jangan salah loh kan dokter Andreas bilang, Ibu gejala amnesia yang menjurus kepada lupa. Jangan terus seolah kan sampai dilagu-laguin Ibu lupa. Nggak. Yang saya ingin sampaikan sekali lagi jangan anggap keberadaan ibu di Kramat Jati diskenariokan," kata Adang panjang lebar ini.
(van/aan)











































