"Nanti nengok lagi. Kan sekarang sudah bagus, sudah ada tim yang memeriksa ibu secara independen. Saya ingin menegaskan kembali ke masyarakat dan media, jangan ada keraguan. Yang saya takutkan justru masyakat menilai Ibu akan ngumpet di balik sakitnya ibu,"tutur Adang.
Hal ini disampaikan Adang kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (15/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa kemarin ibu sampai masuk ke RS gara-gara ibu tersungkur waktu mau masuk ke KPK, jatuh karena terdorong-dorong, akhirnya stroke lamanya kambuh lagi. Dia kan memang ada gejala stroke shingga diperiksa oleh dokter KPK. Ternyata ibu tekanan darahnya sampai 200/110. Lalu dibawa lah ke MNC,"tutur Adang.
Adang menegaskan dirinya tak menggunakan pengaruhnya agar Nunun dirawat di RS Polri. Namun murni karena kondisi kesehatannya yang drop.
"Stelah di MMC lihat ini gejala stroke muncul. Lalu dirujuk ke Kramat Jati. Jangan masyarakat menuduh di RS Polri karena Pak Adang bekas polisi di situ ibu mau ngumpet lagi, Nggak benar," tegasnya.
(van/gah)











































