Ambon -
Bukan hanya kepolisian saja yang siap siaga menjaga agar situasi di Ambon, Maluku tetap kondusif. Anggota TNI dari Yonif 733 pun ikut berjaga-jaga agar situasi tetap aman. Kondisi di Ambon sedikit tegang, menyusul tewasnya seorang sopir angkot.
Pantauan detikcom, Kamis (15/12/2011) di kawasan Jl AM Sangaji dan JL Diponegoro, Kota Ambon, aparat TNI bersenjata lengkap berjaga-jaga. Mereka juga menyekat kawasan seputaran kawasan Trikora.
Kerumunan warga di sekitar ruas jalan itu juga dibubarkan petugas. Dikhawatirkan muncul oknum-oknum yang memancing suasana semakin memanas. Sebelumnya muncul pendemo yang menuntut pengusutan tewasnya Rivaldo Petta (17), sopir angkot trayek Kudamati yang ditusuk pria tidak dikenal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak kepolisian, sebenarnya sudah berjanji dan memberi jaminan akan mengusut tuntas tewasnya Rivaldo. Siapa penusuk Rivaldo masih belum jelas. Sang sopir tewas, diduga setelah dihakimi massa karena angkot yang dikendarai menerobos lampu merah dan menabrak seorang pengendara motor.
(ndr/vit)