"Sudah kami siapkan tim bantuan hukum, untuk mengkonfirmasi keadaan mahasiswa kami," kata Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiwaan UBK, Daniel Panda, saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (14/12/2011).
Daniel menyayangkan jika aksi mahasiwanya kemarin berbuah ricuh. Ia berharap agar kejadian ini tidak terulang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meminta agar mahasiswanya tetap kritis terhadap pemerintahan, namun tetap pada koridor hukum. Selain itu, ia menginginkan agar kedua belah pihak baik tidak saling emosi di lapangan.
"Rektorat tak bisa larang aksi itu, karena itu kan ekspresi mereka. Tapi kita minta agar tetap tertib," pungkasnya.
Sebelumnya sekitar 100 mahasiswa UBK menggelar Aksi yang dilakukan di Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2011). Aksi ini membuat lalu lintas macet panjang, Kapolres Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol mengalami luka akibat kejadian ini dan 10 mahasiswa di bawa ke Mapolda Metro Jaya.
(mok/mok)











































