"Saat diperkosa sedang haid. Selain mengalami trauma berat, masih divisum apakah korban mengeluarkan darah karena luka akibat pemerkosaan atau karena haid," ujar Kasatreskrim Polres Depok AKP Febriansyah di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/12/2011).
Menurut penuturan Ros yang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, saat itu ada 5 orang laki-laki di dalam angkot. 4 Orang laki-laki di belakang angkot, plus 1 sopir. Mereka semua dalam keadaan mabuk. Salah seorang memegang golok dan mengancam Ros.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga tiba-tiba Ros kemudian diturunkan di jalan alternatif Cibubur KM 1 (sebelumnya disebutkan di kawasan Cikeas, red). Hingga kemudian Ros jalan ke Pos PJR Polda Metro Jaya yang membawanya ke Polsek Cimanggis. Polsek Cimanggis lantas merujuknya ke Polresta Depok sekitar jam 07.00 WIB, karena lokasi kejadian di wilayah Polresta Depok. Ros kemudian dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.
"Ciri-ciri pelaku sudah diketahui, polisi sudah membentuk tim untuk mengejar pelaku," jelas Febriansyah.
Sementara Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mewanti-wanti perempuan agar lebih berhati-hati.
"Saya sangat memberikan atensi yang tinggi terhadap kekerasan dan pemerkosaan perempuan dalam angkot karena ini kerap terjadi pada angkot di tengah malam. Kalau perempuan jangan malam-malam seorang diri, harus ditemani laki-laki yang dikenalnya atau suami. Pakai baju berlapis-lapis," imbau Mulyadi.
(nwk/vit)










































