Ros Ternyata Sedang Haid Saat Diperkosa di Angkot

Ros Ternyata Sedang Haid Saat Diperkosa di Angkot

- detikNews
Rabu, 14 Des 2011 20:10 WIB
Depok - Kejam nian yang dialami Ros (40), seorang pedagang sayur. Selain diperkosa pria di dalam angkot M-26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi dalam keadaan mabuk, perhiasan dan uangnya pun dirampok. Rupanya saat diperkosa Ros sedang haid.

"Saat diperkosa sedang haid. Selain mengalami trauma berat, masih divisum apakah korban mengeluarkan darah karena luka akibat pemerkosaan atau karena haid," ujar Kasatreskrim Polres Depok AKP Febriansyah di Polresta Depok, Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Rabu (14/12/2011).

Menurut penuturan Ros yang masih dirawat di RS Polri Kramat Jati, saat itu ada 5 orang laki-laki di dalam angkot. 4 Orang laki-laki di belakang angkot, plus 1 sopir. Mereka semua dalam keadaan mabuk. Salah seorang memegang golok dan mengancam Ros.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ros mengetahui angkot M 26 jurusan Kampung Melayu-Bekasi itu melewati Jalan Raden Saleh, kemudian ke Jalan Tole Iskandar. Kemudian kekerasan pertama kali terjadi saat angkot melewati apotek di pertigaan Siliwangi - Margonda Raya, lalu angkot pun mengarah ke Jalan Juanda. Sampai Jalan Juanda, Ros sudah tak tahu lagi ke mana arah angkot karena dibawah ancaman dan diperkosa.

Hingga tiba-tiba Ros kemudian diturunkan di jalan alternatif Cibubur KM 1 (sebelumnya disebutkan di kawasan Cikeas, red). Hingga kemudian Ros jalan ke Pos PJR Polda Metro Jaya yang membawanya ke Polsek Cimanggis. Polsek Cimanggis lantas merujuknya ke Polresta Depok sekitar jam 07.00 WIB, karena lokasi kejadian di wilayah Polresta Depok. Ros kemudian dilarikan ke RS Polri Kramat Jati.

"Ciri-ciri pelaku sudah diketahui, polisi sudah membentuk tim untuk mengejar pelaku," jelas Febriansyah.

Sementara Kapolresta Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mewanti-wanti perempuan agar lebih berhati-hati.

"Saya sangat memberikan atensi yang tinggi terhadap kekerasan dan pemerkosaan perempuan dalam angkot karena ini kerap terjadi pada angkot di tengah malam. Kalau perempuan jangan malam-malam seorang diri, harus ditemani laki-laki yang dikenalnya atau suami. Pakai baju berlapis-lapis," imbau Mulyadi.

(nwk/vit)


Berita Terkait