"Belum banyak kita lihat sejarah terkait koalisi di tingkat nasional antara Golkar dan PDIP," tutur Sekretaris FPPP DPR, Arwani Thomafi.
Hal ini disampaikan Arwani menanggapi rencana koalisi Golkar-PDIP. Hal ini disampaikan Arwani kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
Selain itu, selama ini PDIP selalu mencapreskan ketua umumnya. PDIP belum pernah mengirim jagoannya untuk ditempatkan dalam kursi cawapres.
"Belum lagi, PDIP punya tradisi kuat dan 'maqom' sebagai partai yang konsisten selalu mengusung capres bukan cawapres," tuturnya.
Sebelumnya politisi senior PDIP Taufiq Kiemas membuka pintu komunikasi PDIP-Golkar. Ia berharap ada jalinan koalisi kedua parpol setelag pileg.
Hal ini ditempuh karena menurut Taufiq PDIP tidak bisa nyapres sendiri. Namun harus berkoalisi dengan parpol besar.
(van/lia)











































