Kapolri Jenderal Timur Pradopo belum berani bicara soal tindakan Adang itu. Dia mengaku masih akan meneliti lebih dahulu, benar tidaknya sikap Adang yang juga mantan Wakapolri ini.
"Sekali lagi semua masih informasi, saya kira masih kita lihat lagi nanti," ujar Timur usai menghadiri pembekalan program pendidikan reguler Angkatan (PPRA) Lemhanas ke XLVI, di istana negara, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (14/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada (komunikasi). Sampai hari penangkapanannya. Ada, ada," kata Adang di rumahnya di Cipete Raya, Jakarta Selatan, Senin (12/12).
Adang menjelaskan komunikasi biasa dilakukan lewat SMS. Dia juga mengaku tidak pernah menutup-nutupi keberadaan istrinya di Bangkok itu.
"Jadi tidak ada yang saya tutup-tutupi selama ini. Tapi masalah Ibu ditangkap atau diambil oleh Interpol ya nggak apa-apa," jelas Adang.
(her/ndr)










































