"Saya cek dulu ya," kata Timur di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/12/2011).
Timur pun belum bisa memastikan apakah anak buahnya di Polres Rote sengaja melakukan pembiaran dalam kriminal pembakaran itu. Mengingat tidak ada petugas polisi yang bertindak saat pelaku nekat membakar dan melempari rumah Dance.
"Nanti ya saya cek dulu," tambah Timur.
Pada Senin (12/12) malam, rumah milik Dance di Desa Kole, Rote dibakar sekelompok massa. Para pelaku diduga digerakkan oleh orang-orang yang tidak suka dengan pemberitaan Dance di Koran Rende Pos terkait dugaan korupsi.
(ndr/nwk)











































