Presiden SBY Kritik Pendidikan Reguler Angkatan di Lemhannas

Presiden SBY Kritik Pendidikan Reguler Angkatan di Lemhannas

- detikNews
Rabu, 14 Des 2011 11:52 WIB
Presiden SBY Kritik Pendidikan Reguler Angkatan di Lemhannas
Jakarta - Presiden SBY mengkritisi sistem pendidikan di Lemhannas. Hal ini SBY sampaikan saat memberikan pengarahan kepada para peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) Lemhannas XLVI.

Menurut SBY, pendidikan yang diberikan dalam PPRA sangat umum dan tidak fokus.

"Meskipun seminar ini bisa bicara apa saja, apa lagi simposium tetapi tetaplah harus tajam, fokus, dan jangan terlalu normatif. Banyak yang menurut saya tidak kontekstual dengan topik yang dibahas," ujar SBY saat memberikan pengarahan kepada para peserta PPRA Lemhannas di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Rabu (14/12/2011).

Pendidikan PPRA XLVI sendiri mengambil tema 'Supremasi Hukum dalam rangka Ketahanan'. Namun menurut SBY, tema tersebut terlalu luas.

"Seolah-olah pembangunan nasional dari semua aspek, padahal yang akan dibahas topik yang lebih khusus, dan yang terakhir ini juga kriteria yang harus kita bangun ketika menyelenggarakan seminar, untuk forum publik, hindari retorika yang berlebihan," terang SBY.

Kepada para peserta PPRA, SBY pun berharap bisa memberikan sumbangsihnya. Kader-kader Lemhannas adalah para calon pemimpin.

"Saya menaruh harapan yang tinggi kepada saudara. Karena saudara dipersiapkan untuk menjadi leaders pada posisi-posisi yang tepat, bisa pada posisi puncak karier," imbuhnya.

PPRA Lemhannas ke XLVI diikuti oleh 98 peserta yang terdiri dari TNI, Polri, Kementerian serta 13 peserta dari mancanegara. PPRA sendiri ditempuh dalam waktu 42 minggu dengan sistem pendidikan di dalam dan di luar kampus.


(her/lia)


Berita Terkait