Rumah Wartawan Dibakar di NTT, Dance: Kami Sering Diancam Mau Dibunuh

Rumah Wartawan Dibakar di NTT, Dance: Kami Sering Diancam Mau Dibunuh

- detikNews
Rabu, 14 Des 2011 11:36 WIB
Jakarta - Robi Dance (31) masih berduka. Bayi laki-lakinya yang berumur 1 bulan meninggal dan rumah yang dia bangun sejak tahun 2000 kini tidak tersisa. Orang tidak dikenal melakukan penyerangan dan pembakaran rumahnya di Desa Kole, Rote, NTT.

"Ini musibah. Sebelumnya kami sempat dapat ancaman dari orang-orang. Akan dibunuh dan dibakar," jelas Dance saat dihubungi detikcom, Rabu (14/12/2011).

Penyerangan dilakukan oleh orang tidak dikenal pada Minggu malam lalu. Insiden itu memicu sakit anaknya bertambah parah dan meninggal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Usai anak saya dikubur Senin lalu, malamnya orang tidak dikenal membakar rumah saya," terang Dance yang bekerja di Koran Rende Pos sejak 2006.

Dance lalu bercerita, penyerangan ini kemungkinan dipicu pemberitaan dia soal kasus korupsi di desanya. Dia menulis ada dugaan penyelewengan proyek pembangunan rumah bagi transmigran.

"Saya menulis soal penyimpangan proyek rumah bantuan transmigran, gizi buruk, dan soal kantor desa. Ancaman mulai datang saat pemberitaan ada," tuturnya.

Dance dan istri serta 2 anaknya kini tinggal menumpang di rumah tetangga. Dance pun sudah mengadukan penyerangan dan pembakaran ini ke Polres Rote.

"Saya berharap kasus ini segera diselidiki dan diungkap," jelas Dance.

(ndr/vit)


Berita Terkait