"Interpelasi pengetatan remisi koruptor menurut saya tidak terlalu efektif. Kita lihat kalau pemerintah melakukan introspeksi dan pemerintah meyakinkan kita dan mengakui teledor ya tidak ada masalah," kata Tjatur di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011).
Menurut dia, penggalangan interpelasi terus berjalan lantaran pemerintah tidak juga mengambil inisiatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menyarankan pemerintah mengakui kesalahannya agar masalah tidak diperpanjang dan menjadi panggung di DPR.
"Sebaiknya kekeliruan itu diakui saja dan dilakukan perbaikan. Kalau mereka keras kepala ya susah. Nggak ada jalan keluarnya," saran Tjatur.
Tjatur menambahkan interpelasi tidak akan mampu memaksa Presiden SBY menjelaskan langsung dalam paripurna DPR.
"Yang sudah-sudah kan memang Presiden mewakilkan menterinya. Misalnya, interpelasi soal flu burung yang datang Menkes. Soal pangan yang datang Menteri Pangan kecuali aturannya diubah harus Presiden yang menjelaskan," kata dia.
(van/aan)











































