"Di markas itu menemukan 1 bendera Bintang Kejora, amunisi peluru 53 butir, selongsong peluru 96 buah, panah 67, busur 6 buah, senpi rusak dan beberapa perlengkapan pribadi seperti baju dan kaos," kata Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, Rabu (14/12/2011).
Menurut Boy, tidak ada yang diamankan dalam peristiwa tersebut. Sebab anggota kelompok yang ditengarai berjumlah 10-15 orang itu lantas kabur setelah baku tembak terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
13 Desember kemarin, baku tembak terjadi markas OPN/OPM. Polri mengklaim, aparat tidak melakukan penyerbuan, namun melakukan kegiatan operasi Aman Matoa. Operasi dilakukan karena adanya ancaman dari kelompok sipil bersenjata. Kelompok ini ditengarai melakukan penyerangan secara sporadis. Seorang polisi terluka akibat baku tembak itu.
(vit/ndr)











































