"PKB telah melakukan kajian mendalami tentang sistem pemilu yang ideal untuk 2014. Kita sadar, sistem proporsional tertutup atau terbuka sama-sama punya kelebihan dan kelemahan," kata anggota Komisi II FPKB DPR Malik Haramain pada detikcom, Selasa (13/12/2014).
Namun, lanjut Malik, untuk tujuan penguatan kelembagaan parpol, sistem proporsional tertutup lebih pas diterapkan tahun 2014. "Selain itu pilihan proporsional tertutup lebih bisa mengurangi persaingan yang tidak fair antara caleg satu parpol atau antar caleg parpol lainnya," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditambahkan Malik, PKB sudah memiliki meknisme atau metode yang lebih terbuka dan melibatkan publik dalam menetapkan calegnya. "Mekanisme ini menempatkan prinsip obyektifitas dalam menentukan nomor urut caleg," pungkasnya.
(zal/did)










































