"Saya kira KPK sudah punya cukup alat bukti menetapkan yang bersangkutan jadi tersangka. Ya harapannya Wa Ode bicara terbuka dengan fakta-fakta sehingga mafia anggaran dapat dieliminir. Walaupun pimpinan berusaha mengatasi ini dengan membangun sistem," tutur Marzuki.
Hal ini disampaikan Marzuki kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya kalau ada dan bisa dibuktikan ya kita dukung. Tapi susah membuktikannya. Wa Ode Nurhayati ngomong di media, tapi ya tolong dibuktikan saja. Kalau ada faktanya ya 1000 persen saya mendukung, tapi jangan memfitnah," terang Marzuki.
Ia berharap Wa Ode tak lagi menjelekkan pimpinan DPR. "Seperti dia dulu menyebut pimpinan DPR lho kan saya juga, padahal pimpinan DPR tidak pernah cawe-cawe. Saya jaga lah marwah DPR ini. Kalau pimpinannya sudah tidak kredibel otomatis lembaga ini tidak kredibel lagi di mata publik,"lanjutnya.
Apalagi pimpinan tak pernah tahu yang terjadi di Banggar DPR. Mafia anggaran juga baru dengar dari kesaksian Wa Ode.
"Nggak ada cuma denger-denger angin-angin aja. Kalau ada ya kita serahkan ke Badan Kehormatan. Begitu Wa Ode ngomong saya langsung bilang ke BK langsung ditindaklanjuti. Masak kita susah di atas kesedihan rakyat," jelasnya.
(van/gun)











































