"Saya nggak ngerti kenapa kok jadi larinya ke saya. Saya juga nggak ngerti begitu saja dipindah ke Baleg. Ya mungkin di Baleg saya bisa bekerja lebih baik dan bermanfaat," tutur Nudirman kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/201).
Nudirman memang termasuk keras dalam kasus ini. Dalam rapat pleno, dia lah yang meminta PPATK melakukan penelusuran rekening mencurigakan anggota Banggar. Sampai kemudian muncul 21 rekening mencurigakan anggota Banggar yang ramai di publik dan diproses KPK.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun nasi sudah menjadi bubur. Nudirman digantikan Siswono yang menjadi pimpinan BK baru.
"Bagi saya jabatan itu hak yang maha kuasa. Kalau itu dipersoalkan saya nggak ada masalah kehilangan," tuturnya.
Namun ternyata masalahnya tidak sesederhana itu. Wa Ode mengungkap adanya orang yang mengaku staf Nudirman yang meminta uang ke Wa Ode untuk pengamanan di BK DPR.
Bahkan sampai-sampai kakak Wa Ode, Arbab Paproeka pun mengklarifikasi langsung ke Nudirman. Kala itu Nudirman membantah mencoba memeras Wa Ode.
"Saya nggak pernah mau. Dipesenin jas saja saya pernah saya nggak mau, Saya bilang jangan main uang," tutur Nudirman.
"Banyak yang berusaha ngasih tapi saya tidak mau. Kalau temen jangan kayak dagang. Kalau ngasih uang itu kayak dagang," lanjutnya.
Ia pun sesumbar akan menindak stafnya. "Itu kalau staf saya beneran yang seperti itu, katakan siapa namanya,langsung saya pecat," tegasnya.
(her/rdf)











































