"Ini sebagai bentuk pertanggungjawaban partai karena kita memilih sistem proporsional tertutup. Agar oligharki partai bisa hindari," kata Wasekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Hal itu dikatakan Hasto di arena Rakernas I PDI Perjuangan, Hotel Harris, Jl Peta, Bandung, Selasa (13/12/2011). PDI Perjuangan memutuskan untuk mendorong sistem proporsional tertutup dalam pemilu 2014, yakni penetapan caleg berdasarkan nomor urut, bukan suara terbanyak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita juga akan memberikan pelatihan kepada para calon untuk menekankan ideologi partai," terangnya.
Ditanya berapa proporsi pihak luar dan dalam dalam susunan caleg, Hasto mengatakan, hal itu masih akan dibahas dalam Rakernas kali ini. Namun dia memastikan bakal caleg yang berasal dari internal tetap akan lebih banyak.
"Tapi semakin ke pusat, kami akan semakin terbuka. Untuk tingkat DPR RI kita paling terbuka karena kita tidak mau menyerahkan negeri ini dikawal oleh orang yang tidak mumpuni di bidangnya," jelasnya.
Hasto mengatakan, partai juga menjamin tidak akan ada titip menitip dalam proses penjaringan bakal caleg dari pihak luar.
"Kita sudah membuat SK soal pemecatan bagi orang DPP yang bermain," ucapnya.
(lrn/gun)











































