Data ini tercantum dalam rilis 'Data Perlintasan pada Tempat Pemeriksaan Imigrasi' yang dikirimkan Wakil Menkum HAM Denny Indrayana kepada detikcom, Selasa (13/12/2011). Data ini memperlihatkan data Imigrasi tentang keberangkatan ke luar negeri dan kedatangan dari luar negeri Miranda.
Dalam data tersebut tertulis bahwa pada 26 Oktober 2010, Miranda akan berangkat ke Singapura dengan pesawat Singapore Airlines dengan nomor penerbangan SQ957. Dia telah datang ke Bandara Soekarno-Hatta dan sempat antre di Imigrasi pada pukul 19.54 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencekalan Imigrasi per 26 Oktober 2010 hingga 26 Oktober 2011 itu didasarkan pada permohonan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mencekal Miranda terkait kasus cek pelawat dalam pemilihan dewan gubernur senior (DGS) BI pada 2004. Dalam pemilihan itu, Miranda terpilih sebagai DGS.
Hingga saat ini, Miranda masih sebagai saksi dalam kasus ini. Per Senin (12/12/2011), dua hari setelah Nunun Nurbaetie ditangkap, Miranda kembali dicekal Imigrasi hingga 6 bulan mendatang.
1 Bulan 4 Lawatan ke Luar Negeri
Data tersebut juga menunjukkan betapa seringnya Miranda bepergian ke luar negeri. Pada bulan Oktober 2010, Miranda tercatat 4 kali melawat ke luar negeri, meski satu lawatan akhirnya batal karena ditolak Imigrasi. Berikut 3 perjalanan Miranda ke luar negeri pada Oktober 2010.
- 6 Oktober 2010, Miranda berangkat ke Sydney, Australia dengan menggunakan pesawat Qantas Airlines bernomor penerbangan QF42. Padahal pada 5 Oktober 2010, dia baru saja tiba dari Singapura.
- 14 Oktober 2010, Miranda berangkat ke Singapura dengan menumpang pesawat Singapore Airlines bernomor penerbangan SQ957
- 22 Oktober 2010, Miranda berangkat lagi ke Singapura dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA828.










































