"Ibu kan sudah menerima uang, biarlah itu diproses hukum nanti," ujar Adang sebelum sidang paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/12/2011).
Mantan Wakapolri itu berharap Nunun akan kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah siap diperiksa. Maklum, Senin (12/12) kemarin Nunun tampak depresi saat akan diperiksa KPK. Tensi darah naik tinggi. Nunun pun sempat pingsan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika ditanya apakah Nunun kelelahan sehingga sejak kemarin harus dirawat di RS, menurut Adang hal itu mungkin saja terjadi. Apalagi sebelumnya, Nunun harus tidur berdesak-desakan dengan tak kurang dari 30 orang tahanan lainnya di Rutan Pondok Bambu.
"Mungkin saja (kecapekan). Tapi kan ibu punya stroke. Tekanan darah sampai 200/110 itu bukan main-main," ucap politikus PKS itu.
Senin (12/12) kemarin Nunun sempat histeris ketika akan diperiksa penyidik KPK. "Di mana ini, di mana ..." teriak Nunun seperti ditirukan sumber detikcom.
Nunun pun dilarikan ke RS MMC. Namun tak lama kemudian, Nunun dipindahkan ke RS Polri Sukanto. Nunun pun menjalani rawat inap di sana.
(vit/asy)











































