Abilio Dipenjara, 3 WNI Eks Timtim Semarang Tidak Terima

Abilio Dipenjara, 3 WNI Eks Timtim Semarang Tidak Terima

- detikNews
Selasa, 20 Jul 2004 17:01 WIB
Semarang - Di Semarang ada juga pendukung mantan Gubernur Timtim Abilio Jose Osorio Soares. Tiga orang WNI eks Timor Timur mendatangi Kejaksaan Tinggi, Jl. Pahlawan Semarang, (20/07/2004) untuk menyampaikan sikap membela Abilio.Ketiga orang yang mengaku berasal dari Front Pembela Merah Putih(FPMP) Jawa Tengah dan Komite Nasional Korban Politik Timor Timur (KMNPT) itu menyerahkan surat pernyataan tentang kasus eksekusi terhadap Abilio. Mereka diterima oleh Asintel Kejati Jateng Zulkarnaen.Koordinator KMNPT Batista Sufa Kefi menyatakan, yang seharusnya bertanggung jawab terhadap pelanggaran HAM di Timtim adalah Habibie. Bukan Soares. "Karena Habibie pemimpin bangsa saat itu," katanya di sela-sela audiensi.Dikatakan Batista, pihaknya juga secara tegas dan bersunguh-sungguh menolak dan tidak menghendaki keberadaan warga negara Timor Leste dan Portugal serta kantor-kantor perwakilannya dalam wilayah negara NKRI.Selain itu, FPMP dan KMNPT juga meminta kepada pemerintah, melaksanakan Tap V/ MPR Tahun 1999 dan menyelesaikan permasalahan WNI eks Tim tim sebagai korban jajak pendapat 1999 secara menyeluruh dan tuntas. "Jika tidak ditanggapi maka kami akan menutup perbatasan NTT dengan Timtim serta menutup perbatasan kabupaten terdekat yakni, Kab. Ambeno, Kab. Bobonaro dan Kab. Suai. Kalau perlu merebut salah satu daerah tersebut," tegasnya.Sementara, Zulkarnain menanggapi dingin pernyataan sikap itu. Pihaknya akan meneruskan laporan itu terlebih dahulu kepada pimpinan. Karena ia tidak memiliki kewenangan terhadap hal itu. "Nanti akan kita teruskan," katanya pendek.Rencananya, ketiga orang eks WNI Timtim itu akan mendirikan tenda keprihatinan di Kejati, Rabu (21/7/2004) besok. Tapi, oleh Zulkarnaen rencana itu dicegahnya. "Percuma saja kalau mereka mau buat tenda di sini. Nggak ada yang simpati," terangnya. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads