"Apa yang disampaikan KPI itu tidak hati-hati, tidak tepat dan cenderung gegabah. tvOne mengajukan keberatan atas apa yang diputuskan KPI," jelas GM Internal Affair tvOne Toto Suryanto saat dihubungi detikcom, Senin (12/12/2011).
Toto kembali menjelaskan, kehadiran tvOne dalam acara Charity yang digelar sosialita Fifie Buntaran untuk datang di Hotel Sheraton pada pertengahan November lalu itu sepenuhnya atas undangan panitia, seperti TV lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tvOne sepenuhnya menghormati keputusan KPI, namun tidak akan melaksanakan keputusan itu yakni mengajukan permintaan maaf. "Kita menghormati keputusan KPI, tapi kita akan mengajukan keberatan," jelasnya.
KPI menyatakan tvOne telah melakukan pelanggaran administratif dalam kasus 'Charity Settingan' dan tvOne tahu soal adanya rekayasa. KPI memutuskan tvOne harus meminta maaf dan menayangkannya mulai 13 Desember.
Kasus ini mencuat setelah pegiat sosial Valencia Mieke Randa (Silly) diminta oleh sosialita Fifie Buntaran untuk datang ke acara amal yang berlangsung di Hotel Sheraton, pertengahan November lalu. Pegiat sosial itu diundang untuk menjelaskan kepada peserta amal tentang Nando, bocah kecil yang menderita gagal ginjal.
Alangkah bahagianya Silly saat acara amal tersebut mendapat respons sangat positif. Gaun-gaun yang ditampilkan dalam acara Charity Fashion Show tersebut terjual puluhan juta rupiah, bahkan ada yang terjual Rp 100 juta. Ditegaskan dia, acara amal malam itu memang didedikasikan untuk menyumbang Nando.
Dalam hati, Silly berpikir semua uang yang dihasilkan dalam malam amal tersebut akan disumbangkan ke Nando. Tapi alangkah kagetnya dia. Saat acara selesai, ternyata tidak ada tanda-tanda transaksi, apalagi komitmen dari panitia untuk menyumbang Nando.
Silly, yang mendapat informasi acara itu merupakan settingan panitia dan tvOne, mengaku telah meminta tvOne meng-cut gambar dirinya dan juga Nando. Akan tetapi, kala melihat tayangan 'Socialite' tvOne, dirinya dan juuga Nando tetap tersorot kamera.
Fifie ketika dikonfirmasi membantah acara itu settingan. Menurut Fifie, Silly, pihak yang akan menerima sumbangan untuk nantinya diserahkan kepada Nando, bocah penyandang gagal ginjal, telat datang di acara amal. Sehingga uang hasil amal diserahkan kepada pihak lain yang juga membutuhkan.
"Karena dia telat datang, kita berembug dan akhirnya mengalihkan dana kepada pihak lain yang membutuhkan," kata Fifie saat dihubungi detikcom.
(ndr/asy)










































