"Dari kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama operasi, 152 kasus disebabkan akibat faktor jalan. Salah satunya gorong-gorong," kata Wadkil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (12/12/2011).
Dari 152 kasus kecelakaan yang diakibatkan faktor jalan, kondisi jalan berlubang mendominasi kecelakaan tersebut yaitu sebanyak 76 kasus. Kemudian, jalan licin menyumbang 38 kasus kecelakaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara Wahyono menyebut, kondisi jalan rusak ditemui di wilayah Jakarta Timur. "Paling banyak di Jakarta Timur," ujarnya.
Wahyono mengatakan, dari 152 kasus kecelakaan yang diakibatkan faktor jalan, tidak ada yang menimbulkan fatalitas korban jiwa.
"Sejauh ini tidak ada yang meninggal dunia akibat kecelakaan yang diakibatkan faktor jalan ini," jelasnya.
Wahyono mengatakan, faktor kecelakaan memang tidak melulu akibat jalan yang rusak. Faktor lainnya yakni human error dan alam. "Faktor manusia menyumbang 39 kasus kecelakaan dan 9 kasus akibat faktor alam," ujarnya.
Sementara itu, Wahyono mengatakan, korban kecelakaan selama operasi tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Korban tewas yang tercatat selama operasi pada tahun 2010 sebanyak 35 orang, sedangkan selama operasi tahun 2011 ini mencapai 24 orang.
"Korban luka berat pada tahun 2010 mencapai 99 orang, sedangkan pada tahun 2011 mencapai 80 orang," katanya.
Berdasarkan waktu kejadian, kecelakaan banyak terjadi pada malam hari. "Waktu kejadian pada malam hari antara pukul 21.00-24.00 WIB dan 03.00 WIB-06.00 WIB," ungkapnya.
Terkait kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh jalan itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
"Data baru kita evaluasi tadi malam. Kalau ada hal seperti ini kita selalu benahi dan kita koordinasikan dengan instansi terkait," jelasnya.
Sementara untuk pencegahan kecelakaan lalu lintas, kepolisian telah melakukan upaya preemtif, preventif hingga represif.
"Mulai dari penyebaran pamflet, spanduk dan bilboard kemudian mengadakan penyuluhan ke sekolah dan kampus dan penindakan dengan operasi," tutupnya.
(nal/nal)











































