Pertemuan Mega-Gus Dur Tak Berakibat Politik Bagi PKB

Pertemuan Mega-Gus Dur Tak Berakibat Politik Bagi PKB

- detikNews
Selasa, 20 Jul 2004 15:57 WIB
Jakarta - Gus Dur untuk pertama kalinya sejak dilengserkan dari kursi presiden akhirnya bersedia bertemu dengan Mega. Akankah PKB balik mendukung Mega? Tampaknya masih jauh. Mahfud MD menilai pertemuan itu tak berdampak politik bagi PKB."Tidak ada akibat politik terhadap PKB. Pertemuan Gus Dur dengan Mega bukan pertemuan antar pimpinan parpol. Karena Gus Dur datang ke sana secara pribadi seperti yang dikatakan Gus Dur sendiri," kata Wakil Ketua PKB Mahfud MD, dalam jumpa pers di kantor DPP PKB, Jl, Kalibata, Jakarta, Selasa (20/7/2004). Dengan tak adanya akibat politik itu, kata Mahfud, PKB tetap pada posisi kosong dalam artian belum memutuskan mau mendukung siapa. Pertemuan Mega-Gus Dur, tak membicarakan masalah dukung mendukung. Tapi hanya membicarakan politik kenegaraan yang abstrak. "Gus Dur sendiri sudah meminta PKB membaca situasi politik sehingga pada waktunya nanti dapat menentukan sikap," tandasnya. Ditegaskan Mahfud, sampai sekarang PKB masih mempunyai 3 opsi, yang kecenderungannya sama kuat. Pertama, mendukung Mega, alasannya karena merupakan simbol pemerintahan sipil dan didampingi Hasyim Muzadi yang Ketua Umum NU. Kedua mendukung SBY, karena dinilai lebih menjanjikan, lebih tegas pada hukum dan lebih visioner. Ketiga, dibiarkan cair. "Saya cenderung lebih setuju opsi ini yaitu agar suara dibiarkan cair karena kalau mendukung salah satu kesannya oportunis," kata Mahfud. Masalah siapa capres yang akan didukung nantinya akan dibahas dulu oleh PKB. "Mungkin Rakernas, rapimnas atau Pleno DPP. Gus Dur akan hadir dalam rapat ini meskipun ia tetap golput dan tidak akan ikut campur dalam sikap yang diambil PKB," jelas Mahfud.Gus Solah bakal dilibatkan nggak? "Gus Solah mungkin akan diajak bicara saja. Tapi sifatnya personal karena dia bukan fungsionaris PKB. Jadi lebih karena alasan etis," demikian Mahfud. (iy/)


Berita Terkait