Anggota Paspampres Simpan Pisau yang Dititipkan Febry di Mobil

Anggota Paspampres Simpan Pisau yang Dititipkan Febry di Mobil

- detikNews
Senin, 12 Des 2011 14:42 WIB
Anggota Paspampres Simpan Pisau yang Dititipkan Febry di Mobil
Jakarta - Oknum Paspampres berinisial Zan mengaku dititipkan pisau setelah kelompok tersangka Sher Muhammad Febryawan ribut dengan kelompok Raafi Aga Winasya Benjamin (17) di Cafe Shy Rooftop pada 5 November lalu. Kemudian pisau itu disimpan oleh Zan di mobil.

"Dia (Zan), setelah ada keributan di lantai dansa itu, dititipi pisau oleh Febry kemudian dibawa ke mobil oleh dia (Zan)," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Imam Sugianto saat dihubungi wartawan, Senin (12/12/2011).

Adapun, pisau tersebut disimpan oleh Zan di mobil Toyota Fortuner B 510 OD, milik tersangka Robie Hatim. Pisau tersebut disimpan di bawah jok sopir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian (pisau) diserahkan ke tersangka Febry di rumahnya di Depok," ungkapnya.

Hingga kini, pisau tersebut belum berhasil ditemukan. Di rumah Febry sendiri di Pesona Khayangan, Depok, terdapat sejumlah pisau yang merupakan koleksi pribadinya.

"Ada beberapa pisau, tapi tidak mengait dengan barang bukti yang kita cari," jelasnya.

Imam menambahkan, Febry ke lokasi dengan menumpang mobil Ford Everest berplat nomor 5234-12 milik Lemhanas. Usai terjadi keributan, Febry pulang bersama Robie menumpang mobil Robie. Setelah itu, ia turun di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan dan kembali naik mobilnya, Ford Everest.

"Di Jl TB Simatupang, dia ganti pelat Lemhanas menjadi pelat B 234 BL," katanya.

Setelah itu, mereka kemudian berjalan beriringan ke rumah Febry di Depok. "Pisau diserahkan di rumah Febry," ujarnya.

Sementara itu, kuasa hukum Febry, Endi Martono mengatakan Febry memperagakan 18 adegan saat di Shy Rooftop. Namun, Febry menolak memeragakan penyerahan pisau.

"Dia menolak dan tidak mengakui kalau pisau itu diserahkan oleh Febry ke orang itu (Paspampres). Saat rekonstruksi juga, Febri ribut sama Robie, mereka saling membantah," ujar Endi saat dihubungi secara terpisah.


(mei/did)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini