Cegah Golput Meningkat, KPU Sulsel Perbanyak Sosialisasi
Selasa, 20 Jul 2004 15:52 WIB
Makassar - Angka golput di Sulsel yang mencapai 20% atau 1,1 juta orang, membuat KPU Sulsel khawatir. Agar angka ini tidak meningkat di putaran kedua, KPU Sulsel berencana menambah kuantitas sosialisasi dan simulasi. Hal ini disampaikan oleh Ketua KPU Sulsel Aidir Amin Daud ketika ditemui di ruang kerjanya, di Jl Andi Pettarani, Makassar, Selasa (20/7/2004). Menurut Aidir, sosialisasi dan simulasi ini akan diperbanyak, khususnya di daerah yang diprediksi tingkat golputnya tinggi. "Jadi kami akan meningkatkan sosialisasi pilpres di daerah yang tingkat golputnya tinggi," ujarnya. Dari 28 kabupaten di Sulsel, tingkat golput tertinggi terjadi di Makassar. Angka golput di Makassar mencapai 27% atau 229.960 orang dari 843.746 orang yang terdaftar sebagai pemilih. "Kami akan menerangkan kepada warga yang golput, bahwa penting bagi kita untuk turut andil memilih di pilpres II, untuk memilih sendiri pemimpin kita," terang Aidir.
(asy/)











































