Dia melihat 'asap' atau yang disuap sudah dihukum bahkan beberapa sudah selesai menjalani hukuman, namun 'api' atau penyuap belum disentuh. Nah, Megawati menganggap Nunun Nurbaetie, yang baru saja tertangkap itu, bagian dari api.
"Ada asap pasti ada api. Apinya belum jelas. Sekarang katanya sudah tertangkap. Saya pengen denger itu," kata Megawati disambut riuh 1200 hadirin dalam Pembukaan Rakernas I PDI Perjuangan. Rakernas digelar di Hotel Harris, Bandung, Senin (12/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia mengatakan, kasus DGS BI itu belum selesai sampai hari ini karena adanya penegakan hukum yang tebang pilih. Megawati menyerahkan kepada hukum meski para kadernya ada yang terlibat.
"Tapi kasus cek perjalanan ini yang dipolitisir luar biasa," ucapnya.
Saat Megawati menanyakan kepada hadirin kenapa penegakan hukum seperti itu bisa terjadi di Indonesia, salah seorang hadirin berteriak, "Karena kekuasaan."
"Kekuasaan? Memangnya kekuasaan seumur hidup," kata Megawati disambut riuh.
"Sudahlah nanti saya dibilang ketua umum provokator," imbuhnya disambut tawa.
(lrn/gun)











































