"Pencarian dengan dukun itu inisiatif dari masyarakat," kata Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Sutardi, saat dihubungi detikcom, Senin (12/12).
Sutardi menyatakan, sebagian masyarakat masih mempercayai bila hal mistis dengan menggunakan media supranatural itu dapat membuahkan hasil pencarian dua remaja perempuan bernama Denanda Danar Pratiwi (16) dan Hening Trihandayani (16), yang hilang saat melintas Jembatan Gongseng, RT 10/1, Keluraan Cijantung, dan terjatuh terseret derasnya arus kali, Sabtu (11/12), sekitar pukul 17.50 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencarian sendiri melibatkan berbagai eleman, yaitu dari petugas pemadam kebakaran, Satpol PP, Kepolisian setempat, sampai dengan TNI.
Pencarian dilakukan dengan menyisiri kali sampai dengan batas Sungai Ciliwung yang berjarak 5,5 kilometer dari lokasi kejadian.
"Ada yang menggunakan perahu karet dan ada yang manual melakukan penyisiran," katanya.
Sampai Minggu sore, tim pencari berhasil menemukan motor Yamaha Mio hitam nopol B 3872 TDR yang dikendarai dua remaja putri tersebut, serta jam tangan dan HP yang terbungkus plastik.
kejadian bermula ketika dua remaja tersebut melintasi jembatan kali sesaat setelah huan deras mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 17.50 WIB. Jembatan tersebut diketahui tidak memiliki pengaman di sisi kiri dan kanannya.
Saat peristiwa terjadi, air kali menggenangi jembatan setinggi betis orang dewasa. Saat berada di tengah jembatan motor yang ditunggangi keduanya menyenggol batang pohon pisang yang terbawa hanyut air kali.
(ahy/fjp)










































