Hal ini disampaikan politisi senior Akbar Tanjung di sela persiapan pertemuan kader se-Jawa Timur di gedung Taman Krida Budaya Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, Minggu (11/12/2011), sore.
"Sepertinya berat bagi PAN, meskipun itu sudah keputusan partai Hatta Rajasa sebagai capres 2014 nanti," tegas Akbar kepada detik.com di lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angka itu sulit diraih Partai Amanat Nasional melihat hasil pemilu 2009 lalu. "Partai harus kantongi 20 persen suara, bahkan lebih. PAN harus raih itu jika ingin Hatta sukses pada pilpres 2014 mendatang," ungkap Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar ini.
Akbar mensinyalir pemilihan Hatta Rajasa sebagai capres di partainya melihat dari segi karir politis yang telah berulangkali menjadi pembantu presiden. Namun, itu belum menjadi modal kuat untuk bertarung di pilpres nanti.
"Mungkin karena sudah pengalaman jadi menteri ditunjuk oleh PAN, tapi partai harus penuhi syarat undang-undang yang ada," sambung Akbar. Ditanya pengaruh pada Golkar, Akbar menjelaskan, golkar sejak awal telah menargetkan perolehan suara sebanyak 30 persen dengan menata mesin politiknya, pertama konsilidasi, kaderisasi, mendukung demokrasi serta suara rakyat, kalau semua itu terjalani dengan baik akan mendapatkan sukses pada pilpres 2014. "Golkar sudah pilih ical sebagai capres, tapi harus menata empat tahapan agar meraih sukses," beber Akbar.
Dalam kesempatan itu, Akbar juga menyinggung terkait komitmen koalisi yang diperkirakan bakal bergeser mendekati pilpres, hal itu dikarenakan banyak kepentingan partai yang terbawa hingga berdampak pada perpecahan. "Komitmen koalisi pasti akan bergeser, sekarang sudah jelas terlihat kepentingan partai terbawa. Itu akan parah mendekati pilpres," tegasnya.
(fjp/fjp)











































