Dari informasi yang dihimpun, kebakaran diduga terjadi sekitar pukul 15.30 Wita, Minggu (11/12/2011). Pabrik pengolahan plastik ini milik seorang pengusaha keturunan Tionghoa bernama Robert.
Salah seorang warga Rappokalling, Daeng Bacce mengatakan api sudah membesar setelah masuk waktu Salat Ashar. Api membuat panik warga Rappokalling yang rumahnya di dekat lokasi kejadian. Puluhan warga mengungsikan harta bendanya ke tempat yang mereka aman dari jangkauan api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sulitnya api dipadamkan lantaran material yang terbakar terbuat dari plastik. Meski disiram air, api tetap membubung bahkan kian membesar.
(mna/gun)











































