Catatan HAM Buruk, DPR AS Setuju Bekukan Bantuan ke Vietnam

Catatan HAM Buruk, DPR AS Setuju Bekukan Bantuan ke Vietnam

- detikNews
Selasa, 20 Jul 2004 12:24 WIB
Jakarta - DPR Amerika Serikat (House of Representative) memutuskan untuk membekukan semua bantuan non-kemanusiaan untuk Vietnam dan menyediakan bantuan bagi para penentang pemerintah Vietnam. Ini dilakukan sehubungan dengan buruknya catatan HAM negeri itu.Dengan suara 323 setuju dan 45 menolak, DPR meloloskan Undang-undang HAM Vietnam yang melarang pemerintah AS memberikan bantuan non-kemanusiaan bagi negeri Asia Tenggara itu. Kecuali jika pemerintah Hanoi membebaskan tahanan-tahanan politik dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki catatan HAM keseluruhan.DPR AS juga memberikan otorisasi bagi Gedung Putih untuk menghabiskan dana empat juta dolar AS dalam tahun fiskal 2004 dan 2005 guna memberikan dukungan bagi warga dan kelompok Vietnam yang "mengkampanyekan HAM yang diakui secara internasional.""Pemerintah Vietnam terus-menerus menerapkan kebijakan pelecehan, diskriminasi dan intimidasi, dan kadang kala pengurungan dan bentuk-bentuk lain penahanan terhadap mereka yang secara damai mengungkapkan ketidaksenangan akan pemerintah atau kebijakan partai," demikian bunyi pembukaan UU tersebut.Mereka yang menderita akibat tekanan pemerintah komunis itu, termasuk aktivis HAM Nguyen Dan Que dan Nguyen Thanh Giang, jurnalis Nguyen Vu Binh, dan lainnya. Demikian seperti diberitakan AFP, Selasa (20/7/2004)."Kita tidak bisa berdiam diri sementara situasi HAM di Vietnam memburuk dan berubah dari mengerikan menjadi lebih buruk lagi," tutur Chris Smith, wakil ketua Komite DPR AS soal Hubungan Internasional.Setelah mendapat persetujuan DPR, UU ini masih harus diputuskan dalam Senat AS. Rancangan UU ini pertama kali diluluskan DPR AS pada tiga tahun lalu. Namun saat itu rancangan tersebut tidak sampai ke sidang Senat.Mereka yang tidak setuju akan UU tersebut, berpendapat bahwa hal ini akan merusak hubungan yang pelik namun berkembang antara AS dan Vietnam. "Saya khawatir resolusi ini dan sanksi yang tertera akan merusak hubungan," tutur Lane Evans, angota Kongres AS dari partai Demokrat. "Saya juga merasa bahwa resolusi hanya akan memberanikan para garis keras di Vietnam, tandasnya. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini