Inilah Hasil Kunjungan Komisi IV DPR ke India dan Jepang

Inilah Hasil Kunjungan Komisi IV DPR ke India dan Jepang

- detikNews
Sabtu, 10 Des 2011 04:27 WIB
Inilah Hasil Kunjungan Komisi IV DPR ke India dan Jepang
Jakarta - Kunjungan Komisi IV DPR ke empat negara telah tuntas. Apa saja yang dihasilkan dari kunjungan tersebut?

"Kalau ke India itu penduduknya sangat besar sampai 1,2 miliar. Tapi kebutuhan pangan di sana sama dengan Indonesia padi dan gandum. Mereka juga sapinya luar biasa melimpah, stok beras mereka juga luar biasa melimpah. Mereka dengan penduduk yang demikian besar mampu memenuhi kebutuhan pangannya dari produksi dalam negeri," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR yang juga pimpinan rombongan ke India, Herman Khaeron.

Hal ini disampaikan Herman kepada detikcom, Sabtu (10/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Jepang memberikan perlindungan luar biasa kepada produksi pangan dalam negeri. Harga bahan pangan impor di Jepang dipastikan jauh lebih mahal dibandingkan dengan produksi lokal.

"Jepang juga memberikan sistem proteksi luar biasa. Mereka memproteksi sampai 700 persen. Jadi selain memberikan permodalan maupun subsidi juga membuat regulasi dengan memproteksi haga beras impor sampai 700 persen," tuturnya.

Rencananya temuan-temuan ini akan dibahas dalam pembahasan RUU Pangan. "Jadi kita relevansinya dengan RUU Pangan, dapat kita lihat pemerintah harus memberikan proses tinggi terhadap menumbuhkan produktifitas gairah produksi. Komoditas pangan pokok harus mendapatkan perhatian khusus. Apalagi Indonesia negara agraris,"tegasnya.

Komisi IV DPR menggelar kunjungan ke empat negara menjelang liburan akhir tahun. Kunjungan ke Amerika Serikat, Jepang, India, dan Cina ini dirasa sangat penting dan tak bisa dibatalkan.

Ketua Komisi IV M Romahurmuziy dari Fraksi PPP memimpin rombongan kunjungan ke Amerika Serikat. Herman Khaeron dari Fraksi Partai Demokrat membawa rombongan ke India, Firman Soebagyo dari Fraksi Partai Golkar ke Cina, dan Ana Muawanah dari Fraksi PKB ke Jepang.

(van/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads