"Diperkirakan ada peningkatan jumlah penumpang dan mobilitas hingga 20 persen dibanding hari biasa. Skenario yang dipakai adalah maksimasi atau memaksimalkan rangkaian KA reguler," ujar Kahumas PT KAI, Sugeng Priyono, kepada detikcom, Jumat (9/12/2011).
Dengan adanya skenario maksimasi, maka KA akan diperpanjang gerbongnya. Di situs www.kereta-api.co.id, pada 23 Desember mendatang dijalankan KA Argo Lawu tambahan. KA yang mengangkut penumpang dari Gambir ke Jakarta itu biasanya beroperasi pada pukul 20.00 WIB. Sedangkan Argo Lawu tambahan dijalankan pada 21.05 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tugas petugas posko adalah untuk meniti jalan (rel) di jam tertentu disesuaikan kondisi," sambung Sugeng.
Petugas pemantau rel di hari-hari biasa memang ada. Namun dalam kondisi liburan di mana banyak orang yang melakukan perjalanan, pemantauan rel lebih diintensifkan.
Selain itu disiapkan juga alat amterial untuk siaga (amus) di beberapa titik untuk mengantisipasi gangguan alam. Untuk diketahui, saat ini PT KAI telah memiliki peta rawan bencana yang digunakan sebagai dasar penempatan amus.
"Yang rawan antara lain di daerah Nagrek, Banjar, sekitar Sungai Serayu dan Bengawan Solo pantas diwaspadai. Sementara di Pantura yang rawan rob di Bojonegoro dan Semarang Poncol," ucap Sugeng.
(vit/mok)











































