"Tanggal 23 Desember itu paling ramai. Karena itu kebetulan hari Jumat, hari terakhir kerja. Nyaris 100 persen, dan dalam perjalanannya pasti penuh. Sedangkan baliknya yang paling ramai adalah tanggal 26 Desember," kata KAhumas PT KAI, Sugeng Priyono, kepada detikcom, Jumat (9/12/2011).
Daerah tujuan yang diserbu antara lain Yogyakarta, Solo, Surabaya dan Bandung. Umumnya yang ramai adalah kota yang lekat dengan pendidikan dan wisatanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Misalnya saja tarif KA Taksaka Pagi jurusan Gambir-Yogyakarta yang biasanya dijual Rp 235 ribu, pada 23 Desember dijual dengan harga Rp 365 ribu. Sedangkan KA Argo Lawu yang biasa dijual Rp 255 ribu dijual Rp 400 ribu.
"Yang sudah kelihatan ramainya itu KA komersial karena sudah dipesan masyarakat dari jauh-jauh hari sebelumnya. Kalau KA ekonomi baru bisa dibeli seminggu sebelum keberangkatan," tutur Sugeng.
Demi kenyamanan penumpang, PT KAI masih konsisten memberlakukan kebijakan tidak menjual tiket berdiri untuk KA jarak sedang dan jarak jauh. "Kelas apa pun tidak ada kita jual tiket berdiri. Kasihan juga kalau berdiri jarak jauh," papar Sugeng.
(vit/mok)











































