Pasca Penembakan Pendeta, Polisi Jaga Kegiatan Agama di Palu

Pasca Penembakan Pendeta, Polisi Jaga Kegiatan Agama di Palu

- detikNews
Selasa, 20 Jul 2004 11:39 WIB
Jakarta - Kegiatan keagamaan baik dari Islam maupun Nasrani di Palu, Sulawesi Tengah, mendapat penjagaan aparat kepolisian menyusul penembakan yang menewaskan pendeta Susianti Tinulele. Penjagaan dilakukan dengan cara patroli dan penjagaan di tempat ibadah.Demikian disampaikan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Paiman usai upacara serah terima jabatan (sertijab) Wakapolri dari Komjen Pol Kadaryanto kepada Wakapolri baru Komjen Pol Adang Dorodjatun, di Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Selasa (20/7/2004). "Kita akan melakukan lokalisasi pelaksanaan kegiatan keagamaan. Kita akan kirimkan anggota untuk memberikan pengamanan baik terbuka maupun tertutup," kata Paiman. Aparat keamanan terus melakukan penyisiran dan penutupan di setiap jalan keluar dari Palu. Tapi Paiman tak bisa memastikan apakah pelaku penembakan pendeta itu sudah keluar dari Palu atau belum. Mabes Polri akan segera mengirimkan tim reserse, intel dan petugas pembuat sketsa wajah untuk membantu menyelesaiakan kasus penembakan itu. Sementara sekitar 7 SSK Brimob di Palu tidak akan ditarik. "Dari keterangan saksi terutama satpam dan jemaah yang datang kita akan berupaya membuat sketsa wajah untuk memudahkan anggota melakukan penyidikan lebih lanjut," kata Paiman.Polisi hingga kini belum bisa memastikan apakah penembakan tersebut mempunyai kaitan dengan penembakan jaksa Ferry Silalahi beberapa waktu lalu. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini