Densus 88 langsung menggelandang pria berkaca mata yang berumur sekitar 30 itu ke dalam mobil, Jumat (9/12/2011). Tak lama berselang, Darno keluar dengan pakaian tahanan teroris, lengkap dengan borgol kaki dan tangan. Darno langsung menjalani rekonstruksi.
Menurut Ucup, tetangga depan rumah Darno, sejak kasus bom bunuh diri di masjid Adzikro Mapolres Cirebon kota, Darno tidak menghilang. "Di rumah aja, tetap menjahit pakaian seperti pekerjaan biasanyan," tambah Ucup.
Warga sekitar tidak menduga jika Darno terlibat jaringan terorisme. "Bom yang kemarin ditemukan itu, salah satu orang yang merakit adalah Darno, di bawah instruktur Nang Ndut," kata sumber di Densus. Sumber itu menambahkan, munculnya nama Darno alias Danu berdasar keterangan dari Heru Komarudin.
"Bukan berarti DPO habis, kita tetap kembangkan kasus bom ini, apalagi Darno baru tertangkap, bisa saja muncul yang lain," tambah orang Densus 88 itu.
(anw/anw)











































