Pencuri Berpistol dan Jimat, Babak Belur Dihajar Warga

Pencuri Berpistol dan Jimat, Babak Belur Dihajar Warga

- detikNews
Kamis, 08 Des 2011 18:42 WIB
Jakarta - Biasanya pencuri kendaraan bermotor yang berbekal bersenjata api plus jimat, sukses melarikan diri. Namun tidak demikian Eko. Meski sempat menodongkan pistol rakitan, tak urung dia babak belur dihajar warga yang mengejarnya gara-gara mencuri sepeda motor.

Lokasi kejadian tidak jauh dari Kantor PLN Kramatjati, Jl Raya Bogor, Jakarta Timur, Kamis (8/12/2011) sore. Menurut saksi mata, Sulistyo (23), pelaku pencurian mengendarai sepeda motor bernopol B 2463 TWX dikejar beberapa pengendara sepeda motor lainnya.

"Dia (pelaku) mau belok dan ditabrak orang yang ngejar di belakangnya," kata Sulistyo kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (8/12).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Motor yang jatuh tersebut dibiarkan pelaku tergeletak di putaran jalan. Saat pelaku bangkit dari jatuhnya dia langsung berlagak seperti seorang yang hendak mengambil pistol di pinggang kanannya.

"Di lalu lari masuk ke gang sambil nenteng senjata," kata Sulistyo.

Warga yang saat itu ada di lokasi kejadian rupanya ikut mengejar pelaku yang masuk ke dalam gang. Warga mencegat pelaku di jalur keluar gang tersebut di Jl Raya Bogor.

"Dia kena kepung warga dan sempat ancam warga dengan mengarahkan senjatanya," ujar Sulistyo.

Warga yang ketakutan sedikit demi sedikit menepi dan membiarkan pelaku lolos. Namun naas, saat pelaku lari dia tertabrak kendaraan yang melintas.

"Pistolnya jatuh dan warga langsung ngeroyok," tuturnya.

Beruntung, polisi yang mendapat laporan adanya keramaian berhasil melerai aksi beringas warga. Pelaku yang mengalami babak belur di sekitar wajah dan kepala langsung dilarikan ke UGD RS Polri.

Kepada detikcom, pelaku yang diketahui Eko (25) terbaring di bangsal dan bersimbah darah mengaku berasal dari Lampung Timur. Dia memilih diam saat ditanya asal pistol rakitan jenis revolver beserta 6 peluru yang dibawanya.

"Saya ambil motor di Jl Kamboja," kata pria berperawakan tinggi kurus dan bertato naga di dada kiri ini.

Di tempat terpisah, Kepala Polsektro Kramatjati Kompol Imran Gultom menuturkan, pelaku saat beraksi melakukannya bersama seorang temannya. "Satu pelaku melarikan diri secara terpisah. Temannya berinisial K," katanya.

Polisi tidak menemukan kartu tanda penduduk di dompet pelaku. "Di dompetnya malah banyak jimat," kata Imran.

(ahy/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads