"Polisi sudah membuat garis polisi dan melarang mobil melintas. Sekitar jam 11 tadi pagi, kembali terdengar suara matrial baja jembatan yang berdentang, kemungkinan karena terjadi pergeseran. Team BPBD Jayawijaya sudah meninjau lapangan dan berencana mempersiapkan rakit jika jembatan runtuh," kata pembaca detikcom, Jusup Sukatendel, dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Kamis (8/12/2011).
"Jika terjadi hujan, dan permukaan sungai yang selebar 60 meter naik, kemungkinan besar jembatan akan hanyut," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi pagi saja, sebuah mobil yang membawa pasien sakit, terpaksa menyeberangi jembatan tersebut dengan semua risiko yang mungkin terjadi," ujarnya.
Menurut Kapolres Jayawijaya AKBP Alfian Budianto, saat peristiwa terjadi, tidak ada kendaraan yang melintas di jembatan sepanjang 800 meter tersebut.
"Sebagian jembatan ambles diterpa arus sungai. Arus memang tengah deras karena musim hujan. Petugas kepolisian sudah berjaga di lokasi," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Alfian Budianto saat dihubungi detikcom, Kamis (8/12/2011).
Dia memastikan, tidak ada korban dalam amblesnya jembatan tersebut. "Kami pastikan tidak ada korban," imbuhnya.
(anw/vit)










































