Jembatan Pikhe yang Ambles 2 Meter Hubungkan Kota Wamena dan Puncakjaya

Jembatan Pikhe yang Ambles 2 Meter Hubungkan Kota Wamena dan Puncakjaya

- detikNews
Kamis, 08 Des 2011 14:24 WIB
Jembatan Pikhe yang Ambles 2 Meter Hubungkan Kota Wamena dan Puncakjaya
Jakarta - Jembatan Pikhe yang ambles sedalam 2 meter akibat diterjang arus sungai menghubungkan Kota Wamena dan Kabupaten Tolikara dan Puncakjaya mengalami kerusakan parah. Jembatan yang mempunyai 1 tiang di tengah sungai ini mengalami penurunan pondasi sedalam sekitar 2 meter, sehingga bagian rangka jembatan yang berada di tengah sungai telah mencapai permukaan sungai.

"Polisi sudah membuat garis polisi dan melarang mobil melintas. Sekitar jam 11 tadi pagi, kembali terdengar suara matrial baja jembatan yang berdentang, kemungkinan karena terjadi pergeseran. Team BPBD Jayawijaya sudah meninjau lapangan dan berencana mempersiapkan rakit jika jembatan runtuh," kata pembaca detikcom, Jusup Sukatendel, dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Kamis (8/12/2011).

"Jika terjadi hujan, dan permukaan sungai yang selebar 60 meter naik, kemungkinan besar jembatan akan hanyut," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jusup menceritakan, saat ini banyak guru yang tinggal di Wamena dan mengajar di sekolah-sekolah yang berada di seberang jembatan. Jika jembatan runtuh, selain kerugian sektor ekonomi, maka akan banyak sekolah-sekolah di kampung tidak didatangi guru-guru.

"Tadi pagi saja, sebuah mobil yang membawa pasien sakit, terpaksa menyeberangi jembatan tersebut dengan semua risiko yang mungkin terjadi," ujarnya.

Menurut Kapolres Jayawijaya AKBP Alfian Budianto, saat peristiwa terjadi, tidak ada kendaraan yang melintas di jembatan sepanjang 800 meter tersebut.

"Sebagian jembatan ambles diterpa arus sungai. Arus memang tengah deras karena musim hujan. Petugas kepolisian sudah berjaga di lokasi," kata Kapolres Jayawijaya AKBP Alfian Budianto saat dihubungi detikcom, Kamis (8/12/2011).

Dia memastikan, tidak ada korban dalam amblesnya jembatan tersebut. "Kami pastikan tidak ada korban," imbuhnya.

(anw/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini