Jangan Pukul Rata Semua PNS Muda Korupsi

Jangan Pukul Rata Semua PNS Muda Korupsi

- detikNews
Kamis, 08 Des 2011 13:55 WIB
Jakarta - Ada 50 persen pegawai negeri sipil (PNS) muda yang kaya terindikasi melakukan tindak pidana korupsi. Demikian temuan Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK). Meski jumlahnya banyak, namun jangan dipukul rata semua PNS muda adalah koruptor.

"PNS yang mana dulu? PNS guru-guru apa mungkin? PNS dosen-dosen apa mungkin? Jadi jangan digeneralisasi kaya begitu," kata Dekan Fisip UIN Jakarta, Bahtiar Effendy, usai kuliah umum 'Reformasi dan Demokrasi', di UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (8/12/2011).

Menurut dia, PNS itu ada banyak. Tidak semua PNS berlaku korup. Karena itu dia pun mempertanyakan apakah nantinya semua PNS akan diikat dengan aturan yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini kan sebetulnya PNS yang harus dilihat adalah PNS-PNS yang mempunyai jabatan-jabatan di birokrasi dan mempunyai akses terhadap keuangan," sambung Bahtiar.

Menurut dia, kalau semua PNS itu diminta untuk mengumumkan daftar kekayaannya, maka banyak guru atau dosen yang tidak bersedia. "Kenapa? Karena itu kan kecurigaan-kecurigaan yang mustinya tidak perlu. Jadi, jangan dipukul rata," kata Bachtiar.

PPATK merilis ada 50% PNS muda kaya yang terindikasi korupsi. Indikator kaya menurut Wakil Ketua PPATK Agus Santoso adalah bergaya hidup mewah, mempunyai barang mewah, kemudian dari jumlah rekening yang tidak wajar.

Temuan PPATK, banyak PNS muda berusia 28 tahun yang terindikasi korupsi. Modusnya unik, bersama sang istri, anak muda ini secara aktif mencoba menyamarkan dan menyembunyikan harta yang didapat secara haram.

Modus yang diindikasikan korupsi ini dilakukan melalui beberapa cara. Diantaranya, mengalirkan dana yang diindikasikan dari penyelenggaraan negara berupa proyek fiktif, gratikasi hingga suap kepada keluarganya.

(vit/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads