Hikam Sambut Cairnya Kebekuan Hubungan Gus Dur dan Mega
Selasa, 20 Jul 2004 08:26 WIB
Jakarta - Ketua DPP PKB AS Hikam menyambut baik pertemuan Gus Dur dengan Megawati. Pertemuan itu mencairkan kebekuan hubungan keduanya sejak Presiden Gus Dur dilengserkan MPR pada 23 Juli 2001 dan diganti Mega."Kita bergembira ada pencairan dari kebekuan selama ini," kata Hikam mengomentari pertemuan Ketua Dewan Syuro PKB Gus Dur dengan Megawati di kediamannya Kebagusan, Jakarta Selatan, Senin sore kemarin.Tapi Hikam, yang dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (20/7/2004), menolak mengaitkan pertemuan itu dengan kemungkinan PKB mengalihkan dukungan pada pasangan Mega-Hasyim jika Wiranto-Gus Solah gagal ke putaran kedua pemilu presiden."Saya tidak mau terlalu berspekulasi. Harus menunggu laporan Gus Dur ke DPP PKB. Dan DPP nanti menggelar rapat untuk mengambil keputusan. Tapi kalau orang berspekulasi ke sana sah-sah saja," ujarnya.Ditegaskan Hikam, Gus Dur berhak bertemu siapa saja. "Soal Gus Dur ketemu siapa, itu hak Gus Dur. Kita bergembira ada pencairan dari kebekuan selama. Tapi kita belum tahu apa yang dibicakan dan apa yang tidak dibicarakan."Tentang kenapa ia menyambut baik cairnya hubungan Gus Dur dengan Mega, Hikam menjawab singkat, "Para pemimpin di Indonesia kan harus saling bekerja sama."Ketika ditanya apakah Gus Dur pasti melaporkan pertemuan ini ke DPP PKB, Hikam mengiyakannya. Sebelumnya Gus Dur juga sudah melaporkan indikasi kubu Mega ingin bertemu. "Sebelum bertemu, Gus Dur menyampaikan ada indikasi Mega ingin bertemu. Misal ada empat orang yang dekat PDIP yang bertemu Gus Dur. Walau ada pendekatan tapi belum konklusif. Ternyata baru kemarin itu konklusif," ujar Hikam.Selanjutnya Hikam mengingatkan agar publik tidak berspekulasi terlalu jauh atas pertemuan Gus Dur dengan Mega. Dicontohkannya, sebelum pemilu presiden Gus Dur juga bertemu Amien Rais, tapi ternyata pertemuan itu tidak berlanjut."Anda kan dulu lihat Amien Rais ketemu Gus Dur di PBNU. Ternyata tidak apa-apa. Kita masih harus menunggu apa sebenarnya isi pertemuan tersebut. Sikap PKB sendiri (dalam pemilu presiden putaran) akan ditentukan dalam rapat pimpinan," demikian AS Hikam.
(gtp/)











































