Polri Gelar Rekonstruksi Bom Cirebon di 10 Lokasi

Polri Gelar Rekonstruksi Bom Cirebon di 10 Lokasi

- detikNews
Kamis, 08 Des 2011 10:55 WIB
Polri Gelar Rekonstruksi Bom Cirebon di 10 Lokasi
Jakarta - Rekonstruksi bom Cirebon digelar selama 2 hari berturut-turut di 10 lokasi di Cirebon, Jawa Barat. Densus 88 dikerahkan mengamankan serangkaian rekonstruksi tersebut.

"Rencana hari ini, Kamis 8 Desember dan Jumat besok akan dilaksanakan rekonstruksi di 10 lokasi di Cirebon," kata Kabid Penum Mabes Polri Kombes Pol Boy Rafli dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (8/12/2011).

Dikatakan dia, rekonstruksi pertama kali akan digelar di sungai Ciledug Kabupaten Cirebon. "Pol Air akan melakukan pencarian bom yang dibuang Heru dan Darmo," ujar Boy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lokasi kedua, jembatan sungai Cicimanah, Kota Cirebon. Heru akan memperagakan adegan membuang detonator. Lokasi ketiga, perbatasan Cirebon Kota dan Kabupaten Cirebon dengan adegan Heru membuang KNO3 (campuran antara potasium nitrat).

Selanjutnya, rekonstruksi dilaksanakan di kios milik Beni yang berlokasi di Pekalipan, Cirebon Kota. Beni akan menyerahkan bom kepada Heru. Beni akan melakukan adegan menyerahkan bom kepada Heru.

Rekonstruksi kelima akan dilakukan di rumah Ishak yang beralamat di Lemah
Lemah Wungkuk, Kota Cirebon. Di lokasi ini akan digelar adegan latihan pembuatan bom.

Lokasi keenam, rekonstruksi dilakukan di rumah Darno di Kosambi, Kota Cirebob. Heru akan melakukan adegan menjemput Darno untuk membuang bom.

Lokasi ketujuh, rekonstruksi kembali dilakukan di rumah Beni di Pulo Baru, Kota Cirebon. Adegannya, aktifitas Heru dan Beni setelah membuang bom.

Seterusnya, rekonstruksi di rumah kontrakan Musolah. Musolah akan melakukan adegan serah terima senpi dengan Borju.Lalu, dilanjutkan ke Terminal Bus Cirebon. Adegan yang bakal digelar yakni serah terima uang pembelian senjata dari Musolah kepada Borju.

Terakhir, di Stasiun Kereta Api Cirebon dengan adegan serah terima senpi Jakim dengan Borju. Rekonstruksi ini menghadirkan 3 narapidana dan 5 tersangka. "Pengamanan dan pengawalan dilakukan oleh anggota Densus serta sudah koordinasi dengan anggota kewilayahan," kata Boy.

(aan/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini