Massa yang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) ini mulai beringsut dari balaikota sekitar pukul 19.00 WIB, Jalan Pemuda, Rabu (7/12/2011). Mereka naik truk dan sepeda motor. Polisi mengawal iring-iringan itu.
Kepastian adanya revisi disampaikan koordinator aksi, Nanang Setiono. Aktivis Serikat Pekerja Nasional ini mengaku telah menerima surat mengenai revisi UMK. Surat itu ditandatangani Walikota Semarang Soemarmo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah buruh sempat berteriak-teriak menanyakan besaran UMK, namun tidak mendapat jawaban yang memuaskan. "Nanti akan disampaikan koordinator di masing-masing pabrik," jelas Nanang.
Meski tampak sedikit kecewa karena tidak tahu besaran revisi UMK, massa membubarkan diri. Setelah massa bubar, Jalan Pemuda kembali dibuka. Sampah berserakan.
Aksi yang kesekian kali ini menuntut UMK Kota Semarang direvisi dari Rp 991 ribu menjadi Rp 1,4 juta. Beberapa kali mereka mendesak Gubernur Jateng agar merevisi besaran UMK tapi gagal. Akhirnya mereka menuntut ke walikota.
(try/anw)











































