Nazaruddin: Saya Diperintah Anas Temui Menpora Bahas Proyek Hambalang

Nazaruddin: Saya Diperintah Anas Temui Menpora Bahas Proyek Hambalang

- detikNews
Rabu, 07 Des 2011 16:17 WIB
Nazaruddin: Saya Diperintah Anas Temui Menpora Bahas Proyek Hambalang
Jakarta - Nazaruddin blak-blakan buka kartu seputar pertemuan yang membahas proyek Hambalang. Ia mengaku diperintahkan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum untuk menemui Mempora Andi Mallarangeng guna membahas proyek Hambalang.

Demikian disampaikan Nazaruddin saat membacakan eksepsinya di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).

Nazaruddin menceritakan dirinya selaku Bendahara Fraksi Partai Demokrat bersama Angelina Sondakh sebagai koordinator anggaran Komisi X DPR dipanggil Anas Urbaningrum pada Desember tahun 2009.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berdua diperintah Bapak Anas Urbaningrum agar bertemu dengan Bapak Andi Mallarangeng untuk membicarakan proyek Hambalang," kata Nazaruddin.

Dikatakan dia, atas perintah Anas Urbaningrum tersebut maka terjadilah pertemuan di kantor Menpora lantai 10. Pertemuan pada saat itu dihadiri Nazaruddin, Andi Mallarangeng sebagai Menpora, Mahyudin selaku Ketua Komisi X DPR RI, Angelina Sondakh sebagai anggota Komisi X DPR.

Dalam pembicaraan tersebut, kata Nazaruddin, Menpora memanggil Sesmenpora Wafid Muharam. Menpora dan Angelina Sondakh juga menyepakati bahwa Banggar DPR RI akan membuat anggaran khusus untuk proyek Hambalang.

"Tentang bagaimana pelaksanaannya, teknisnya, sebagaimana akan dibicarakan secara detail antara Saudari Angelina Sondakh dengan Bapak Wafid Muharam dan teman-teman DPR RI di Anggaran Komisi X DPR RI. Setelah itu, hasil pertemuan tersebut saya laporkan kepada Bapak Anas Urbaningrum," ujar Nazaruddin.

Nazaruddin juga diperintahkan Anas Urbaningrum untuk mempertemukan antara Angelina Sondakh dengan Mindo Rosalina Manulang untuk mengerjakan proyek Hambalang pada Januari 2010.

"Setelah itu, Saudari Angelina Sondakh dan Saudari Mindo Rasalina Manulang berkomunikasi langsung tanpa saya ketahui bagaimana perkembangannya karena Saudari Mindo Rosalina Manulang hanya wajib melaporkan seluruh kegiatan kepada Bapak Anas Urbaningrum. Tugas saya hanyalah memperkenalkan Saudari Mindo Rosalina Manulang kepada Saudari Angelina Sondakh saya sesuai perintah Bapak Anas Urbaningrum," papar Nazaruddin.

Pada Februari 2010, lanjut Nazaruddin, Anas memerintahkannya untuk memanggil anggota Komisi II DPR RI, Mulyono, dalam rangka mengundang Kepala BPN RI Joyowinoto untuk mengurus proyek Hambalang.

"Kemudian, terjadi pertemuan di Restauran Nippon Khan yang dihadiri oleh Bapak Anas Urbaningrum, Bapak Mulyono, Bapak Joyowinoto dan saya sendiri," kata dia.

Dalam pembicaraan tersebut disepakati, menurut Nazaruddin, Joyowinoto akan membantu permintaan Anas Urbaningrum dalam rangka penerbitan sertifikat tanah Hambalang yang telah diminta oleh Menpora untuk diterbitkan yang sudah 2 tahun tidak selesai-selesai.

Sebelumnya baik Anas, Andi Mallarangeng, maupun Angelina Sondakh sudah membantah semua tudingan Nazaruddin.


(aan/ndr)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads