Kekerasan Terus Terjadi, PDS Tuntut Pencopotan Kapolda Sulteng
Selasa, 20 Jul 2004 05:26 WIB
Jakarta - DPP Partai Damai Sejahtera (PDS) mendesak pengungkapan kasus penembakan pendeta Susianti Tinulele secara tuntas. DPP PDS juga meminta Kapolri mencopot Kapolda Sulawesi Tengah dan jajarannya yang gagal dan lamban mengungkap berbagai tragedi kemanusiaan.Desakan ini disampaikan Ketua umum DPP PDS Ruyandi Hutasoit dan Sekjen Denny Tewu dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (19/7/2004).Selain itu, DPP PDS juga meminta pertanggungjawaban keamanan untuk menjelaskan secara terbuka tragedi kemanusiaan yang terus terjadi di Sulteng yang sepertinya tidak pernah diusut tuntas.PDS lalu menunjuk dua kasus lain sebelum insiden penembakan terhadap pendeta Susianti. Yakni peristiwa tragis yang menimpa Ketua DPC PDS Poso Oranye Tajdoda dan peristiwa penembakan terhadap jaksa Ferry Silalahi saat pulang dari kebaktian.PDS meminta aparat keamanan terhadap aktivitas keagamaan dan bertindak tegas terhadap orang-orang yang mencoba melakukan gangguan dan intimidasi terhadap aktivitas keagamaan. Aparat juga diminta memberikan perlindungan kepada pemuka agama yang rawan terhadap perlakukan kekerasan.PDS juga mengucapkan turut berduka cita bagi proses menyedihkan yang melahirkan korban jiwa dan terus terjadi. "Kami juga menekankan kembali kepada semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan pembalasan karena pembalasan adalah hak Tuhan," tulis DPP PDS.
(gtp/)











































