Dewan Kehormatan PD: Angie Pernah Bantah Terima Uang dari Menpora

Dewan Kehormatan PD: Angie Pernah Bantah Terima Uang dari Menpora

- detikNews
Rabu, 07 Des 2011 13:51 WIB
Jakarta - Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat (PD), Amir Syamsuddin, mengatakan Angelina Sondakh sudah pernah membantah tudingan Nazaruddin soal penerimaan uang sebesar Rp 9 miliar dari Menpora. Dewan Kehormatan PD telah meminta keteranan Angelina beberapa waktu lalu.

Di hadapan Dewan Kehormatan, kata Amir, Angie dengan tegas membantah pernyataan Nazar. "Dia (Angie) bilang itu hanya omongannya Nazar saja," ujar Amir.

Hal itu dikatakan Amir yang juga Menkum HAM kepada wartawan di sela-sela rapat kerja dengan Komis III DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam eksepsinya, Nazaruddin kembali menyeret-nyeret sejumlah nama. Rekannya di Partai Demokrat, Angelina Sondakh, adalah satu nama yang disebutnya menerima Rp 9 miliar dari Menpora Andi Mallarangeng.

"Angelina Sondakh mengakui menerima Rp 9 miliar dari Menpora Andi Mallarangeng di depan tim pencari fakta pada tanggal 10 Mei 2011," kata Nazaruddin saat membaca eksepsinya di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (7/12).

Pengakuan itu, lanjutnya, disampaikan Angelina di ruang fraksi pada 12 Mei 2011 sekitar pukul 16.00-19.00 WIB. Dalam kesempatan itu, hadir sejumlah orang yakni Benny K Harman, Jafar Hafsah, Edi Sitanggang, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, M Natsir dan dirinya sendiri.

"Saudara Angelina Sondakh mengakui adanya penerimaan uang sebesar RP 9 miliar dari Menpora, dalam hal ini Andi Mallarangeng dan Bapak Wafid Muharam atas Rp 9 miliar tersebut diserahkan kepada Angelina Sondakh," tutur Nazaruddin yang dibalut kemeja batik biru dan putih.

Dia memaparkan, Angelina kemudian menyerahkan uang Rp 8 miliar kepada Mirwan Amir. Hal itu telah diakui oleh Mirwan. Kemudian Mirwan Amir mengatakan bahwa uang tersebut tidak untuk dia seluruhnya tapi dibagi-bagi kepada orang lain yaitu kepada Anas Urbaningrum senilai Rp 2 miliar, pengurus fraksi Rp 1 miliar.

"Selebihnya dipakai Mirwan Amir Rp 5 miliar dan sebagainya," ucap Nazaruddin.



(her/lrn)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads