"Selama ini KPK hanya menanyakan saja perkembangan kasus di daerah, tim supervisinya itu jaksa junior. Mana mungkin dia bisa memberikan supervisi," kritik Marwan Effendy dalam Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi (KNPK), di Balai Kartini, Jakarta Selatan (Jaksel), Rabu (7/12/2011).
Marwan mengungkapkan, dirinya pernah menemukan kesalahan jaksa-jaksa KPK yang mensupervisi kasus kejaksaan di daerah. Namun dia tidak menjelaskan secara rinci, apa kesalahan itu.
"Tim supervisi ini juga pernah salah," ucap Marwan.
Selain jaksa-jaksa yang bertugas melakukan supervisi, Marwan juga menyorot jajaran elit KPK. Dia menyebut mantan Direktur Penuntutan KPK Fery Wibisono, belum cukup senior untuk memimpin supervisi.
"Sepeninggal Pak Antasari Azhar, tidak ada lagi unsur Jaksa di pimpinan KPK. Hanya direktur penuntutan. Masak anak bawang mau men-supervisi kejaksaan," kata Marwan.
(fjp/gun)











































