Nazar: Anas Menangkan PT Adhi Karya untuk Proyek Hambalang

Nazar: Anas Menangkan PT Adhi Karya untuk Proyek Hambalang

- detikNews
Rabu, 07 Des 2011 11:42 WIB
Nazar: Anas Menangkan PT Adhi Karya untuk Proyek Hambalang
Jakarta - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat (PD) M Nazaruddin menyebut nama Ketua Umum PD Anas Urbaningrum memenangkan PT Adhi Karya, bukan PT Duta Graha Indah, untuk proyek wisma atlet Hambalang. PT DGI dinilai Anas tak dapat membantu membiayai dirinya maju menjadi Ketua Umum PD.

Nazar menyebutkan hal itu saat membacakan eksepsi di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/12/2011).

"Pada bulan april 2010 Bapak Anas Urbaningrum memutuskan bahwa yang menang di Proyek Hambalang adalah PT Adhi Karya, bukan PT Duta Graha Indah Tbk. Hal tersebut karena menurut laporan dari Mindo Rosalina Manullang dari Bapak Anas Urbaningrum bahwa PT DGI tidak dapat membantu Bapak Anas Urbaningrum untuk memberikan biaya kongres Partai Demokrat yang membutuhkan dana subsidi sekitar lebih kurang Rp 100 miliar agar Bapak Anas Urbaningrum dapat memenuhi dirinya sebagai Ketua Partai Demokrat," jelas Nazar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anas, imbuh Nazar, yang sanggup memenuhi permintaan Anas adalah PT Adhi Karya. PT Adhi Karya ini dibawa oleh Mahfud Suroso.

"Yang menyampaikan hal tersebut adalah Mahfud Suroso yang adalah teman dekat dari Anas Urbaningrum. Oleh karenanya maka Bapak Anas memutuskan agar yang menang di proyek Hambalang adalah PT Adhi Karya bukan PT DGI," tegas Nazar.

Nazar mengaku hanya mendengar perintah Anas kepada Mahfud agar PT Adhi Karya menyerahkan uang sebesar Rp 50 miliar pada Yuliani. Uang itu selanjutnya dibawa Yuliani ke kongres PD di Bandung.

"Dan saya hanya dengar perintahnya dari Anas Urbaningrum kepada Mahfud Suroso agar PT Adhi Karya menyerahkan uang sebesar Rp 50 miliar kepada Saudari Yuliani untuk dibawa ke Bandung dalam rangka kongres Partai Demokrat. Untuk lebih jelas dan detilnya tanyakan kepada Anas Urbaningrum dan Yuliani. Saya tidak tahu menahu tentang proyek wisma atlet karena tidak pernah dilibatkan," papar Nazar.

(nwk/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini