Norman: Saya Nggak Bisa Jaga Sikap Kalau Berseragam

Norman: Saya Nggak Bisa Jaga Sikap Kalau Berseragam

- detikNews
Rabu, 07 Des 2011 07:08 WIB
Norman: Saya Nggak Bisa Jaga Sikap Kalau Berseragam
Jakarta - Apa yang menyebabkan Norman Kamaru begitu ngotot meninggalkan kepolisian? Ternyata, bukan hanya persoalan dunia keartisan saja pemicunya. Dia juga merasa tak 'bebas' selama memakai seragam Korps Bhayangkara.

"Seperti anda liat ya plong-lah dengan berpakaian seperti ini saya nyaman bisa bermasyarakat dengan baik, kalau berpakaian dinas harus jaga sikap" kata Norman saat ditemui di Studio Hanggar, Pancoran, Jaksel, Selasa (6/12/2011) malam.

Selama menjabat sebagai polisi, pelantun 'chaiya-chaiya' ini memang bangga. Namun, dia kesulitan untuk menjaga sikap, terutama ketika harus tampil di depan publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang bangga dengan seragam, tapi harus jaga sikap itu yang saya enggak bisa," tambahnya.

Bahkan, Norman juga merasa tertekan saat harus selalu menjaga kelakuannya di muka umum. "Iya juga (tertekan) karena nggak bisa jaga sikap," imbuhnya.

Sidang kode etik Polda Gorontalo sudah memutuskan Norman diberhentikan secara tidak hormat alias dipecat. Sejak 6 Desember Norman dilarang memakai Briptu di depan namanya.

Norman dinilai telah melanggar pasal 14 ayat 1 huruf a Peraturan Pemerintah RI No 1 tahun 2003 tentang pemberhentian anggota kepolisian negara RI. Norman dianggap disersi yakni selama 30 hari berturut-turut tidak masuk kerja.

(fk/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini