"Dengan diratifikasinya Traktat ini, Indonesia telah ikut berkontribusi terhadap keamanan internasional dan perdamaian dunia," ujar Ibas melalui siaran pers yang diterima detikcom, Rabu (7/12/2011).
Ibas menambahkan, Ratifikasi CTBT ini dapat meningkatkan posisi tawar Indonesia di dunia internasional. Selain itu juga, Indonesia juga harus bisa terus memainkan peran pro-aktif, konstruktif dalam panggung internasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga mengharapkan negara-negara yang belum meratifikasi CTBT agar segera melakukannya, karena dampak penggunaan senjata nuklir yang negatif sangat besar. "Saya berharap, negara-negara lain bisa mempunyai komitmen yang tinggi terhadap pelaksanaan CTBT ini," tutup Sekjen Partai Demokrat ini.
Sebelumnya, dalam sidang paripurna DPR disepakati meratifikasi Traktat Pelarangan Menyeluruh Uji Coba Nuklir atau Comprehensive Nuclear-Test-Ban Treaty (CTBT).
Dalam rapat ini, Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa menyampaikan pidatonya. Dalam pidato tersebut, Marty menyampaikan beberapa dasar kepentingan nasional Indonesia meratifikasi CTBT.
Marty pun mengharapkan bahwa Indonesia akan memperoleh sejumlah keuntungan dan manfaat langsung dari CTBT, yaitu:
1. Meningkatkan kepemimpinan dan peran Indonesia baik pada tingkat regional maupun global dalam bidang perlucutan dan non-proliferasi senjata nuklir.
2. Meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan energi nuklir hanya untuk tujuan damai dan kemaslahatan umat manusia.
3. Meningkatkan kerja sama bilateral, regional dan multilateral dalam perlucutan dan non-proliferasi senjata pemusnah massal, khususnya senjata nuklir.
4. Memantau adanya uji ledak nuklir dan mekanisme peringatan dini terhadap kemungkinan terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami melalui sistem fasilitas jaringan stasiun seismik pendukung.
5. Meningkatkan kemampuan dalam mengoperasikan enam stasiun seismik yang telah dimiliki Indonesia.
6. Memperoleh bantuan teknis dalam penyampaian data jaringan dan otentifikasi setiap data dari stasiun seismik yang berada di Indonesia.
7. Memperoleh data mengenai perilaku atau karakteristik bumi.
8. Meningkatkan keahlian SDM Indonesia dalam alih teknologi di bidang geofisika dan verifikasi uji coba nuklir.
(mad/mad)











































