"Saya dengar suara berisik di ruang Pak Junaidi (Lurah Kota Bambu). Waktu saya cek, dia lagi memasukkan sesuatu ke dalam tasnya," ujar seorang staf kelurahan, Ma'ruf Hidayat, ketika membuat laporan di Polsek Palmerah, Selasa (6/12/2011).
Menurut Ma'ruf, wajah Anton sudah tidak asing di kelurahan karena sering kali datang untuk membagi-bagikan korannya. Siang tadi gerak-gerik Anton terlihat mencurigakan, saat tasnya digeledah oleh anggota Satpol PP ditemukan sebuah mesin faks milik kelurahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah 4 bulan nunggak, saya sering diteror debt collector, jadi saya terpaksa mencuri mesin faks," kata Anton yang bertubuh kurus kering itu.
Saat digeledah, polisi menemukan menemukan dua kartu ATM BCA, ATM Bank DKI dan Kartu Pegawai Negeri Sipil atas nama Diana Septiya Angraini, serta KTP bernama Budi Yanto. "Kartu Diana itu saya nemu, dan KTP Budi punya teman saya," katanya.
Menurut pria yang mengaku pernah kuliah di Unpad itu, surat kabar tempatnya bekerja telah terbit sejak delapan tahun lalu. Kantornya beralamat di Jalan Manyar 1, Kalideres, Jakarta Barat. Anton juga menunjukan identitas wartawan.
"Nama saya ada dalam box redaksi biro Jakarta Pusat," tandasnya.
(did/mad)











































