"Nggak ada masalah. Kolegial kolektif di KPK itu. Ketua itu bedanya sering mendatangi undangan-undangan. Dengan saya tidak terpilih malah frekuensi mendatangi undangan-undangan itu ngga ada," ujar Busyro usai menghadiri workshop pemberantasan korupsi dengan Fraksi Demokrat, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2011).
Bila Abraham nantinya dilantik menggantikan dirinya, Busyro mengaku siap bekerja sama dengan Ketua KPK baru itu. "Saya siap bekerja sama," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti, itu masih harus dirembukkan dan disepakati 5 orang pimpinan," terangnya.
Dari empat pimpinan baru KPK yang akan segera dilantik, Busyro mengaku hanya mengenal Bambang Widjojanto dan Adnan Pandu Praja. Sedang Abraham Samad dan Zulkarnain, Busyro mengaku tidak kenal.
Terkait kritikan yang kerap dilontarkan Abraham Samad kepada KPK saat fit and proper test di Komisi III, Busyro tidak mempermasalahkannya. Menurutnya kritik tersebut untuk membangun.
"Kritik dari siapapun juga itu sebagai amunisi buat saya. Termasuk dari pak Abraham, memimpin lembaga harus siap dikritik," imbuhnya.
(her/ndr)











































